Tampilkan postingan dengan label Daftar Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daftar Penyakit. Tampilkan semua postingan

Bronkitis dan Cara Mengobatinya

Bronkitis adalah peradangan pada saluran bronkial atau bronki yang membawa udara ke dan dari paru-paru. Bronkitis bisa akut atau kronis. Bronkitis kronis merupakan kondisi yang lebih serius berupa iritasi konstan atau peradangan pada saluran bronkial, seringkali karena merokok.

Bronkitis akut seringkali berkembang dari flu ringan atau infeksi saluran pernapasan lain. Penyakit ini biasanya membaik dalam beberapa hari tanpa efek terus menerus, meskipun Anda dapat terus batuk selama berminggu-minggu. Namun jika Anda mendapat serangan bronkitis ulang, Anda mungkin telah mengalami bronkitis kronis, yang memerlukan perhatian medis.

Bronkitis disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia).
Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pemapasan menahun. Infeksi berulang bisa pula merupakan akibat dari: sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi dan pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak. Bronkitis juga bisa disebabkan oleh berbagai jenis debu, asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin, karena polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida, serta tembakau dan rokok.

Untuk bronkitis akut atau bronkitis kronis, gejala-gejalanya antara lain batuk, produksi lendir (dahak), yang bisa jernih, putih, abu-abu kekuningan atau hijau dalam warna, kelelahan, sedikit demam dan menggigil, atau dada tidak nyaman. Jika Anda menderita bronkitis akut, Anda mungkin mengalami batuk terus menerus selama beberapa minggu setelah bronkitis sembuh.

Sedangkan pada bronkitis kronis terjadi batuk produktif yang berlangsung setidaknya tiga bulan selama dua tahun berturut-turut. Jika Anda menderita bronkitis kronis, Anda mungkin mengalami periode ketika gejala memburuk. Pada saat itu, bronkitis kronis Anda telah berkembang menjadi bronkitis akut. Dalam beberapa kasus, batuk bisa hilang sementara dan muncul kembali kemudian.

Selain itu, kemungkinan terjadi pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan; atau wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan; pipi tampak kemerahan; sakit kepala; atau gangguan penglihatan.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Bronkitis?
  • Banyak beristirahat dan banyak minum air putih.
  • Hindari paparan penyebab iritasi. Jangan merokok dan hindari asap rokok karena dapat meningkatkan risiko bronkitis. Kenakan masker ketika udara tercemar atau jika Anda terpaksa terpapar penyebab iritasi seperti cat atau produk pembersih rumah yang beraroma menyengat.
  • Bronkitis akut seringkali berasal dari virus influenza. Mendapatkan vaksin flu tahunan dapat membantu melindungi Anda dari flu.
  • Untuk mengurangi risiko terkena infeksi virus, cuci tangan Anda sering-sering dan lakukan kebiasaan menggunakan pembersih tangan.
  • Gunakan alat pelembab udara. Udara yang hangat dan lembab membantu meredakan batuk dan mengurangi lendir di saluran pernapasan. Pastikan untuk menjaga kebersihan alat sesuai dengan rekomendasi pabrik untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur.
  • Untuk mengurangi rasa sakit dan menurunkan demam, Anda bisa menggunakan obat yang dijual bebas.
  • Bila udara dingin memperparah batuk Anda dan menyebabkan napas pendek, pakailah masker sebelum Anda keluar rumah.
  • Bila Anda menderita bronkitis kronis, pernapasan Anda mungkin menjadi terlalu cepat. Pernapasan dengan mengerutkan bibir membantu memperlambat napas dan membuat Anda merasa lebih baik. Ambil napas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan-lahan lewat mulut sambil mengerutkan bibir. Ulangi cara bernapas seperti itu beberapa kali. Teknik bernapas ini dapat meningkatkan tekanan udara dalam saluran pemapasan.
  • Kalau timbul kesulitan dalam pernapasan atau dada bagian tengah terasa sangat sesak, hiruplah uap air hangat tiga kali sehari.
  • Sekali sehari selama dua hari, rendamlah kaki di dalam air hangat jika masih demam.
  • Hindarkan udara yang berdebu.
  • Jangan makan daging, gorengan, makanan berlemak, yang sangat berbumbu, kue kering, makanan pencuci mulut, gula-gula, manisan atau yang mengandung kanji. Perbanyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran.
Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Bronkitis akut biasanya hilang dalam beberapa hari. Hubungi dokter bila Anda mengalami napas pendek atau demam lebih dari 38 derajat C atau lebih tinggi, lebih dari tiga hari. Jika batuk berlangsung lebih dari 10 hari tanpa tanda-tanda membaik, membuat Anda tidak bisa tidur, menghasilkan lendir yang berubah warna, menghasilkan darah (hemoptysis) atau disertai sesak napas, segera minta bantuan medis.

Produk untuk membantu mengatasi bronkitis , silahkan klik disini

Batuk dan Cara Mengobatinya

Batuk adalah tindakan refleks tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir dan iritasi. Iritan merangsang saraf di saluran pernapasan, mengirimkan impuls batuk ke otak, yang memberi sinyal otot-otot perut dan diafragma untuk mendorong udara ke paru-paru dengan kuat untuk mengusir iritasi.

Batuk saja jarang memerlukan perawatan darurat. Setiap orang kadang-kadang batuk, tetapi batuk yang bertahan selama beberapa minggu dan menghasilkan lendir berwama gelap atau berdarah bisa jadi merupakan kondisi yang menyertai suatu penyakit yang memerlukan perhatian medis.

Jenis batuk dibedakan menjadi batuk kering (non-produktif) dan batuk berdahak (produktif), bisa juga dibedakan berdasarkan berapa lama berlangsung, yaitu batuk akut, batuk sub-akut dan batuk kronis.

Batuk kering biasanya terasa menggelitik di tenggorokan yang memicu batuk. Ini terjadi ketika saluran pernapasan bagian atas atau tepatnya tenggorokan meradang atau membengkak. Batuk ini tidak produktif, yang berarti bahwa dahak tidak diproduksi.
Selesma atau flu biasanya menyebabkan batuk kering karena otak berpikir bahwa peradangan pada tenggorokan dan saluran pernapasan atas disebabkan benda asing dan mencoba untuk melawannya dengan batuk.

Batuk berdahak biasanya menghasilkan dahak. Batuk sebenarnya sangat membantu karena membersihkan lendir dari bagian-bagian paru-paru. Namun batuk yang kuat dan terus menerus bisa menimbulkan iritasi dan menyebabkan saluran bronkial menyempit yang bisa mengiritasi dinding saluran pemapasan.

Jenis pembagian lain adalah batuk akut berlangsung kurang dari 3 minggu, batuk sub-akut berlangsung selama 3-8 minggu, sedangkan batuk kronis berlangsung selama lebih dari 8 minggu.

Batuk kronis seringkali merupakan gejala adanya infeksi virus pada saluran pernapasan atas. Selesma dan flu adalah infeksi virus yang menjadi penyebab yang paling umum terjadinya batuk kronis.

Batuk juga bisa disebabkan oleh iritasi tenggorokan yang disebabkan oleh mengalirnya kembali lendir ke tenggorokan, yang disebut dengan istilah postnasal drainage. Gangguan-gangguan kesehatan kronis lainnya bisa menjadi penyebab pula, antara lain asma dan alergi.
Merokok, iritan di lingkungan seperti asap, debu, menjadi perokok pasif, udara dingin atau kering pun bisa menghasilkan batuk. Batuk ini disebut batuk refleks karena bukan disebabkan oleh penyakit, tetapi karena iritasi lingkungan sehingga batuk muncul sebagai upaya tubuh untuk membersihkan saluran penapasan.

Kadang-kadang batuk disebabkan oleh asam lambung mengalir naik ke kerongkongan atau, dalam kasus langka, naik ke paru-paru. Kondisi ini disebut gastroesophageal reflux.

Ada juga batuk yang disebut batuk rejan atau pertusis. Batuk ini disebabkan oleh bakteri dan menular. Bila kambuh, batuk ini parah tak bisa dikendalikan sehingga penderitanya terengah-engah, muntah, merasa tercekik, bahkan kadang sampai pingsan.
Bahkan ada orang yang mengembangkan ‘kebiasaan’ batuk yang terjadi tanpa alasan kesehatan. Batuk ini disebut psikogenik atau batuk kebiasaan.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Batuk?
  • Mengisap obat batuk atau permen keras dapat meringankan batuk kering dan menenangkan tenggorokan yang teriritasi. Jangan berikan kepada anak di bawah usia 3 tahun, karena dapat menyebabkan tersedak.
  • Melembabkan udara atau mandi air panas beruap.
  • Minum cairan untuk membantu mengencerkan lendir di tenggorokan. Cairan hangat, seperti kaldu atau teh, dapat menenangkan tenggorokan. Jangan minum soda atau kopi.
  • Minuman jahe hangat bisa digunakan untuk membantu mengurangi gejala batuk kronis dan membersihkan saluran hidung.
  • Minumlah segelas teh atau air jeruk hangat yang diberi madu sebagai pemanis sebanyak 2 sdt. Jangan pernah memberikan madu kepada anak di bawah usia 1 tahun.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami batuk lebih dari 2-3 minggu, mengeluarkan dahak kental berwarna kuning kehijauan, suara batuk mendesah, mengalami demam lebih dari 38 derajat C, mengalami sesak napas, sulit menelan atau batuk berdahak berdarah atau biru kemerahan.

Produk untuk membantu mengatasi batuk dan saluran nafas lainnya, silahkan klik disini

Asma dan cara mengobatinya

Penyebab asma kemungkinan adalah faktor lingkungan dan genetika, serta bervariasi pada masing-masing individu. Bagi sebagian orang, gejala asma adalah gangguan kecil saja. Bagi sebagian lagi, asma menjadi masalah utama yang mengganggu kegiatan sehari-hari. Jika Anda memiliki asma berat, Anda mungkin berada pada risiko serangan asma yang mengancam jiwa.

Asma tidak bisa disembuhkan, tapi gejalanya dapat dikendalikan. Perawatannya termasuk mengambil langkah untuk menghindari pemicu tertentu asma, menggunakan obat jangka panjang untuk mencegahnya semakin parah dan menggunakan bantuan inhaler untuk mengendalikan gejala yang muncul. Karena asma kadang mengalami perubahan dari waktu ke waktu, Anda harus sering berkonsultasi dengan dokter Anda untuk melacak tanda-tanda dan gejala dan menyesuaikan pengobatan sesuai kebutuhan.

Asma timbul ketika di saluran pernapasan, yang disebut saluran bronkial, terjadi radang dan mengerut atau menyempit. Otot-otot di dinding bronkial mengencang dan saluran itu menghasilkan lendir berlebihan sehingga mengurangi kelancaran aliran udara.

Gejala-gejala umum serangan asma adalah bersin-bersin, napas pendek, dada terasa sesak dan batuk. Dalam kasus yang berat, gejala bisa berkembang menjadi kesulitan bernapas, frekuensi denyut nadi yang tinggi, berkeringat dan batuk yang parah.

Sejarah asma dalam keluarga, sering mengalami infeksi pernapasan saat anak-anak, paparan asap rokok bagi perokok pasif, dan rendahnya bobot lahir bisa meningkatkan risiko menderita asma. Sedangkan pemicu serangan asma yang paling sering ditemui antara lain:
  • - Polusi udara seperti asap atau uap
  • - Bau-bauan kimiawi
  • - Kecoak
  • - Udara dingin atau AC
  • - Flu (influenza)
  • - Debu atau tungau debu
  • - Latihan, aktivitas fisik atau olahraga
  • - Makanan seperti kacang atau kerang
  • - Heartbum (sensasi terbakar pada dada yang sering semakin parah pada saat mengambil posisi berbaring atau membungkuk)
  • - Pengobatan seperti aspirin atau beta blocker
  • - Siklus menstruasi
  • - Jamur atau lumut
  • - Parfum atau deodoran
  • - Alergi binatang
  • - Stres atau reaksi emosional yang kuat seperti menangis
  • - Sulfit (bahan pengawet di beberapa jenis makanan dan minuman)
  • - Merokok
  • - Cuaca, seperti kelembaban tinggi

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Asma?
  • Menghindari alergen yang mungkin menyebabkan gejala asma Anda. Bila Anda alergi terhadap anjing atau kucing, usahakan untuk mengeluarkan binatang tersebut dari rumah Anda dan hindari kontak dengan binatang peliharaan orang lain. Hindari juga membeli baju, perabotan atau karpet yang terbuat dari bulu binatang. Gunakan AC karena bisa membantu mengurangi serbuk sari yang beterbangan dari pohon, tanaman perdu atau rumput yang selalu saja masuk rumah. AC juga menurunkan kelembaban di dalam ruangan dan mengurangi paparan dari tungau debu pada Anda. Jika Anda tidak mempunyai AC, tutuplah jendela ketika banyak serbuk sari beterbangan dan gunakan kipas angin.
  • Gunakan filter udara untuk mengontrol debu jika Anda alergi debu. Pakailah masker ketika Anda membersihkan filter. Bersihkan rumah secara keseluruhan seminggu sekali agar debu tidak menumpuk. Gunakan penyedot debu dengan filter untuk partikel-partikel kecil.
  • Jangan merokok dan hindari asap rokok dari orang lain. Hindari juga semua jenis asap, bahkan dari perapian atau pembakaran daun-daun kering. Asap bisa mengiritasi mata, hidung dan saluran bronkial.
  • Hindari aktivitas yang mungkin memperparah gejala-gejala asma. Renovasi rumah misalnya, bisa memicu serangan asma, antara lain dari gas yang dikeluarkan cat, debu kayu, jamur atau penyebab-penyebab iritasi serupa.
  •  Lakukan olahraga yang tepat. Dulu banyak dokter melarang penderita asma untuk berolahraga. Tetapi sekarang banyak dokter percaya kalau olahraga secara teratur bermanfaat bagi penderita asma, terutama yang mengalami gejala sedang. Jika Anda berada dalam kondisi fit, jantung dan paru-paru Anda tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mengeluarkan udara. Namun karena olahraga berat dapat memicu serangan asma, pastikan untuk memilih jenis olahraga yang tidak terialu berat. Tanyakan pada dokter tentang olahraga yang tepat bagi Anda.
  • Kelebihan berat badan dapat memperparah gejala asma, dan meningkatkan risiko masalah-masalah kesehatan lainnya.
  • Ada kemungkinan refluks atau membaliknya asam lambung penyebab heartbum juga merugikan bagi paru-paru dan memperburuk gejala asma. Hindari makanan, minuman dan aktivitas serta terlalu banyak makan yang bisa menyebabkan heartbum. Jika heartbum sering terjadi atau konstan, periksakan ke dokter. Anda mungkin perlu perawatan gastroesophageal reflux disease (GERD) atau kembalinya asam lambung ke mulut agar gejala asma mereda.
Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?
Hubungi dokter jika menurut Anda gejala asma semakin memburuk. Dalam serangan asma berat, segera minta bantuan medis.

Produk untuk membantu mengatasi masalah asma, silahkan klik disini

Alergi dan Cara Mengobatinya


Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat asing tertentu yang dianggap berbahaya oleh tubuh, seperti serbuk sari, racun lebah atau bulu hewan peliharaan.

Sistem kekebalan tubuh memproduksi zat yang dikenal sebagai antibodi. Beberapa antibodi melindungi Anda dari “penginvasi” yang tidak diinginkan yang bisa membuat Anda sakit atau menyebabkan infeksi. Bila Anda memiliki alergi, sistem kekebalan tubuh membuat antibodi yang mengenali penyebab alergi (alergen) tertentu sebagai sesuatu yang berbahaya, meskipun sebenarnya tidak berbahaya. Kontak dengan alergen memicu produksi antibodi untuk memerangi benda asing yang menyerang tersebut. Antibodi membuat sel-sel kekebalan tubuh melepaskan zat-zat untuk memerangi peradangan, seperti histamin.

Ketika zat-zat kimia tersebut dilepaskan, muncul tanda-tanda alergi seperti gatal, mata merah dan bengkak, hidung tersumbat, bersin-bersin, batuk dan bentol-bentol di kulit. Tingkat keparahan alergi berbeda dari orang ke orang dan dapat berkisar dari iritasi kecil sampai keadaan darurat yang mengancam jiwa. Walaupun alergi tidak dapat disembuhkan, namun sejumlah pengobatan dapat membantu meringankan gejala alergi Anda.

Gejala alergi tergantung pada alergi tertentu, dan dapat melibatkan saluran udara, sinus dan saluran hidung, kulit, dan sistem pencernaan. Reaksi alergi dapat berkisar dari ringan sampai parah. Dalam beberapa kasus yang parah, alergi dapat memicu reaksi yang mengancam nyawa dalam tubuh Anda sendiri yang dikenal sebagai anafilaksis.

Anda mungkin berada pada peningkatan risiko alergi jika Anda memiliki riwayat keluarga asma atau alergi. Anak-anak juga memiliki risiko lebih tinggi terkena alergi daripada orang dewasa. Seringkali anak-anak mengatasi kondisi alergi ketika usia mereka bertambah. Tetapi ada kalanya alergi menghilang dan kambuh lagi pada suatu hari.

Penderita asma dan alergi terhadap alergen tertentu juga meningkatkan risiko terkena alergi, karena memiliki satu jenis kondisi alergi membuat seseorang lebih mungkin alergi juga terhadap sesuatu yang lain.

Ada juga jenis alergi yang disebut hay fever. Gejalanya berupa hidung berair atau tersumbat, bersin terus-menerus, serta mata, hidung, tenggorokan dan mulut terasa gatal, bisa juga disertai batuk. Penyebabnya bisa berasal dari serbuk sari, jamur atau lumut.

Banyak zat yang bisa menyebabkan reaksi alergi dan kebanyakan dengan cara terhisap:

● Serbuk sari
Serbuk sari adalah spora yang sangat halus yang dihasilkan oleh bunga, pohon, rumput dan gulma untuk reproduksi tanaman.

● Tungau debu
Tungau debu adalah arthropoda berkaki delapan, dari keluarga yang sama seperti laba-laba dan kutu. Mereka terlalu kecil untuk dilihat tanpa bantuan mikroskop, sekitar 100.000 tungau debu bisa eksis dalam satu gram debu. Tidak seperti kutu dan tungau lain, tungau debu tidak menggigit dan tidak dapat membawa penyakit. Apa yang mereka lakukan adalah makan dari sel-sel kulit mati yang ditumpahkan oleh manusia dan hewan lain, dan limbah yang dikeluarkannya itulah yang merupakan penyebab alergi bagi sebagian orang. Berapa banyak tungau debu yang ada di rumah? Ini mengejutkan tapi nyata: Kasur rata-rata memiliki sekitar satu juta dari makhluk mikroskopis ini, dan tungau debu tunggal dapat mengeluarkan 20 kotoran dalam sehari.

● Bulu atau ketombe binatang peliharaan
Anjing dan terutama kucing adalah binatang peliharaan yang paling sering menyebabkan alergi. Ketombe, air liur, kencing dan kadang-kadang bulu mereka menjadi alergen bagi manusia.

● Lumut dan Jamur
Jamur dan lumut dapat tumbuh dari waktu ke waktu. Jamur selalu ada di udara kecuali Anda tinggal di daerah yang sangat gersang. Dengan kelembaban lebih, jamur pun akan lebih banyak berkembang. Banyak orang yang alergi terhadap jamur dan Anda mungkin melihat peningkatan gejala itu setelah hujan.

● Alergen lain
Penyebab alergi yang lain bisa berasal dari makanan, sengatan serangga, efek samping pengobatan dan lateks atau benda-benda lain yang Anda sentuh.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Alergi?

Cara terbaik mengatasi alergi adalah mengetahui dan menghindari pemicu alergi.

Serbuk sari
  • Bersihkan lubang hidung dengan larutan garam. Anda bisa menggunakan neti pot, yaitu alat yang dirancang untuk memudahkan penderita flu, sinus, atau alergi lainnya yang mengalami hidung tersumbat mengeluarkan cairan atau lendir yang membeku di dalam hidung. Alat ini terbuat dari plastik atau keramik, yang terkadang dalam penggunaannya ditambahkan sejenis garam-garaman atau rempah. Alat lain yang bisa dipakai adalah bola pengisap yang dirancang khusus untuk membersihkan ingus yang kental dan penyebab iritasi dari hidung.
  • Cuci tangan dan kaki, serta gantilah baju begitu sampai di rumah setelah bepergian.
  • Tutup pintu dan jendela selama musim serbuk sari beterbangan. Bila memungkinkan, gunakan AC dengan penyaringan udara yang baik.
  • Gunakan alat high-efficiency particulate air (HEPA) yang merupakan filter anti alergi untuk ventilasi dan AC. Ganti filter setiap bulan.
  • Pakailah masker uniuk mencegah serbuk sari terhirup ketika bekerja di luar rumah atau berkebun atau ketika Anda tahu kalau pemicu alergi berada di sekitar Anda.
Debu atau jamur
  • Batasi paparan kedua alergen itu. Untuk mencegah debu menumpuk, bersihkan rumah sering-sering dan gunakan masker ketika bersih-bersih atau mintalah orang lain melakukan.
  • Lapisi kasur dengan sprei dan bantal dan guling dengan sarungnya yang mampu menghalangi masuknya alergen.
  • Pertimbangkan untuk mengganti perabotan berlapis kulit atau berlapis vinil dan mengganti karpet dengan lantai kayu, vinil atau ubin (terutama di kamar tidur).
Binatang peliharaan
  • Berhati-hatilah memilih hewan peliharaan. Hindari binatang berbulu atau berambut.
  • Jika Anda ingin memelihara hewan berbulu, jangan biarkan mereka masuk kamar tidur. Bila diperbolehkan masuk rumah, tetap jaga agar mereka berada di ruangan yang mudah dibersihkan. Sebaiknya hewan peliharaan lebih sering berada di luar rumah.
  • Mandikan hewan peliharaan seminggu sekali. Gunakan penyeka khusus untuk mengurangi ketombe atau bulu-bulunya yang rontok.
Ketika mengidentifikasi apa yang menyebabkan atau memperburuk gejala alergi, cobalah untuk melacak semua aktivitas Anda, perhatikan ketika gejala-gejala muncul, dan tuliskan apa yang tampaknya berhubungan. Ini dapat membantu Anda dan dokter Anda mengidentifikasi memicu alergi dan langkah-langkah terbaik untuk mencegah dan mengobatinya.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Pergilah ke dokter jika Anda mendapati tanda-tanda yang tidak mudah dikontrol walaupun sudah menerapkan tindakan-tindakan pencegahan seperti di atas. Banyak obat resep dokter yang tersedia yang bisa mengurangi atau mencegah alergi.

Produk untuk membantu mengatasi masalah alergi ada disini

Masalah Kesehatan Pria



Biologi Sistem Reproduksi Pria    

1.            Sistem Reproduksi Pria

Gangguan Pada Penis

2.            Priapisme (Ereksi Nyeri dan Menetap)
3.            Kanker Penis
4.            Kelainan Penis
6.            Luka Pada Penis
7.            Penyempitan Saluran Urethra
8.            Pertumbuhan Pada Penis
9.            Pembengkakan Pada Penis

Gangguan Pada Prostat

10.         Kanker Prostat

Gangguan Pada Testis

13.         Torsio Testis
14.         Hernia Inguinalis
15.         Kanker Testis (Buah Zakar)
16.         Massa Skrotum
17.         Orkitis
18.         Epididimitis
19.         Pembengkakan Pada Testis
20.         Varicocele
21.         Hydrocele

Disfungsi Seksual Pria    

22.         Impotensi
25.         Ejakulasi Tertunda
26.         Ejakulasi Dini
28.         Disfungsi Seksual Pria
29.         Masalah Kesehatan Sperma

Gangguan Nutrisi dan Metabolisme






       Masalah Gizi    

1.            Ikhtisar Gizi
2.            Obesitas
3.            Malnutrisi
4.            Amiloidosis
5.            Tabel Tinggi Badan - Berat Badan
6.            Body Mass Index (BMI)

Kolesterol dan Lemak    

7.            Hiperlipidemia
8.            Hiperlipidemia Herediter
9.            Hipolipoproteinemia
10.         Lipidosis
11.         Penyakit Gaucher
12.         Penyakit Niemann-Pick
13.         Penyakit Fabry
14.         Penyakit Wolman
15.         Xantomatosis Serebrotendinosa
16.         Sitosterolemi
17.         Penyakit Refsum
18.         Penyakit Tay-Sach

Masalah Enzim    

19.         Porfiria
20.         Porfiria Kutanea Tarda
21.         Porfiria Intermiten Akut
22.         Protoporfiria Eritropoetik

Vitamin

23.         Vitamin dan Mineral
24.         Vitamin
30.         Kekurangan Biotin
33.         Kekurangan Vitamin K

Keseimbangan Cairan    

36.         Keseimbangan Cairan
37.         Dehidrasi

Mineral & Elektrolit    

40.         Kelebihan dan Kekurangan Seng
46.         Kekurangan dan Kelebihan Fluor
47.         Keseimbangan Garam
54.         Hipofosfatemia
55.         Hiperfosfatemia
56.         Hipomagnesemia
57.         Hipermagnesemia
58.         Mineral dan Elektrolit

Keseimbangan Asam -Basa    

59.         Keseimbangan Asam Basa
60.         Asidosis Metabolik
61.         Alkalosis Metabolik
62.         Asidosis Respiratorik
63.         Alkalosis Respiratorik