Tampilkan postingan dengan label Insomnia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Insomnia. Tampilkan semua postingan

Biji Bunga Teratai, Untuk Stamina Hingga Menunda Penuaan

Biji bunga teratai merupakan bagian dari bunga yang dianggap sebagai lambang kesucian bagi umat Budha. Biji bunga teratai diyakini bisa menyembuhkan penyakit. Selain mendorong agar limpa sehat, membantu menghentikan diare, juga dapat memperkuat jantung dan ginjal..

Biji teratai atau yang dalam bahasa Cina disebut lian mi, berarti biji lotus, merupakan tanaman air yang mampu bertahan hidup cukup lama. Cirinya, bunga dan daun berdiri tegak di air.

Ketika bunga telah mekar, terbentuk kelopak biji yang berisi 20-30 lubang kecil. Pada setiap lubang tersembunyi satu buah biji.Kulit luar biji teratai ini keras dan berwarna hitam. Bila dibuka, tampak biji yang berwarna merah. Di dalamnya terdapat daging biji yang berwarna kuning pucat, berbulu, dan agak seperti bubuk.

Aroma biji ini tidak terlalu menyengat dan rasanya agak manis. Di tengah-tengah biji terdapat kecambah kecil warna hijau, yang biasanya disebut hati teratai, rasanya agak pahit.

Rasa kelopak bunganya manis dan mengandung astringen, zat yang menyebabkan pengerutan jaringan. Karena dapat mengurangi sekresi, daging buahnya baik untuk perawatan kulit.

Sifat biji bunga teratai tidak panas maupun dingin. Khasiatnya mendorong agar limpa sehat, membantu menghentikan diare, dan memperbaiki jantung serta ginjal.

Menghilangkan Panas
Rasa daging buah teratai pahit namun menyegarkan. Khasiatnya meredakan panas dalam perut, menghentikan pendarahan, dan mencegah keluarnya mani di malam hari.

Daging buah biji teratai mengandung karbohidrat, protein, minyak, kanji, kalsium, fosfor, dan besi. Daging biji teratai juga mengandung banyak alkaloid, glukosida, dan sebagainya.

Menurut Dr. Setiawan Dalimartha, dokter yang banyak menggunakan resep tanaman obat dan metode holistik dalam menangani pasiennya, sifat khas dari biji bunga teratai ialah mendinginkan. “Salah satu kegunaan biji teratai ini ialah menghilangkan panas dalam di lambung, serta mengeluarkan panas dan lembab dari usus,” kata Dr. Setiawan.

Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Bogor, mengingatkan bahwa penggunaan biji teratai yang berlebihan bisa menyebabkan diare. Sebab, kandungan protein nabatinya sangat besar.
“Jadi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, untuk menyembuhkan penyakit, disarankan menuruti benar apa yang tertulis dalam resep,” ujar istri Putu Oka Sukanta, akupunturis dan pemilik Kebun Obat Taman Sringanis Bogor ini.

Kini biji bunga teratai mudah didapatkan di mana-mana, semisal di toko obat Cina atau toko ramuan khusus, termasuk di hypermarket dan pasar swalayan. Ada di antaranya yang sudah dalam bentuk terkupas rapi, ada pula yang masih seperti aslinya.
Pengobatan Penyakit Menggunakan Ramuan Biji Teratai

1. Mengembalikan stamina setelah sakit parah, mengembalikan tenaga karena kerja berlebihan, atau untuk mereka yang seusai melahirkan
Ambil 30 gram daging biji teratai, 30 gram gula merah, 30 gram anggur beras, dan dua telur ayam negeri. Aduk menjadi satu adonan, kukus. Makan setiap malam hingga keluhan berkurang.

2. Disentri berkepanjangan
Ambil 30 gram daging biji teratai, kukus hingga matang. Jemur dan tumbuk menjadi bubuk. Tambahkan pada menu makan sehari-hari. Lakukan tiga kali sehari.

3. Limpa dan perut melemah setelah diare A
mbil 120 gram daging biji teratai dan 120 gram beras. Secara terpisah, sangrai kedua bahan tersebut hingga berwarna kuning. Tumbuk hingga menjadi bubuk. Campur dengan 2 sendok teh gula pasir dan air matang. Kompreskan di daerah yang sakit.

4. Tekanan darah tinggi Ambil 1,5 gram biji teratai. Setelah dibersihkan hingga mendapatkan intinya, masukkan dalam mulut dan kunyah. Kemudian telan dengan minum air. Lakukan tiga kali sehari.

5. Mata merah dan bengkak, mata tegang, air mata sering keluar
Ambil 3 gram biji teratai dan 9 gram bunga seruni. Kumpulkan dalam kain bersih, kukus. Setelah agak dingin, kompreskan pada mata. Lakukan dua kali sehari, pagi dan malam hari.

6. Susah tidur
Siapkan 5-12 gram biji teratai, rendam, rebus dengan tiga gelas air hingga menjadi satu gelas. Setelah agak dingin, minum airnya dan bijinya dimakan. Lakukan hingga ada perubahan.

7. Depresi, stres, gelisah
Ambil 20 butir biji teratai, 15 gram biji lengkeng, 10 butir angco, dan 10 gram kim cim. Semuanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah agak dingin, minum airnya. Biji teratai, angco, dan kim cim rebus bisa dimakan. Lakukan hingga keluhan berkurang.
8. Menunda penuaan Siapkan 30 gram biji teratai, 15 gram bunga teratai, dan 50 gram akar rimpang teratai yang telah dipotong-potong. Rebus semuanya bersama 25 gram beras merah sampai menjadi bubur. Selagi hangat, makan.

Catatan: Sebelum mencoba resep ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau terapis kesehatan untuk mencegah kontraindikasi. Sumber: Senior

Daun Mint Pemulih Rasa Segar

Penggunaan daun mint sudah berlangsung sejak berabad silam. Pada abad ke-14 misalnya, daun mint sudah dipakai sebagai ahan pemutih gigi. Minyak destilasinya digunakan sebagai penambah rasa sejuk pada pasta gigi. Selain itu, mint dapat pula digunakan untuk meredakan rasa lelah dan penat.
Berbagai ramuan mint:Berbabagai ramuan mint dari buku The Herb Library, Mint, karangan Kate Ferry Swainson berikut mudah dipraktekkan. Hanya saja, secara umum, penggunaannya lebih banyak berupa minyak esensial. Untuk mendapatkan minyak esensial tersebut, ANda bisa mencarinya di tempat-tempat yang menjual produk aromaterapi.

Ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli naturopati atau homeopati sebelum Anda mencoba menggunakan produk tsb.

Sirup untuk mengatasi flu
Campur dua cangkir air mendidih dengan empat sendok makan (sdm) daun mint segar. Dinginkan, lalu saring. Kemudian taruh pada panci dengan menambahkan enam sdm gula. Panaskan hingga tercampur rata dan mengental.

Meredakan dada sesak
Untuk menghangatkan dada, campurkan satu sendok teh (sdt) minyak almond dengan lima tetes minyak peppermint esensial, minyak eucalyptus, dan minyak thyme. Balurkan campuran minyak tersebut pada dada dan punggung saat menjelang tidur, untuk meredakan pilek.

Rileksasi
Tambahkan 2-5 tetes minyak esensial mint dalam air mandi. Anda bisa berendam dengan air tersebut selama beberapa saat. Campuran ini bisa membuat tubuh rileks dan mengatasi kelelahan.

Diare
Untuk mengatasi diare pada anak, coba balurkan satu tetes minyak esensial spearmint, lavender, dan sedikit minyak almond pada perut. Bisa juga dengan minum satu cangkir teh mint atau kompres perut dengan peppermint hangat.

Demam
Memberikan rasa nyaman saat anak Anda demam, dengan minum sedikit teh rasa mint. Untuk memberi rasa sejuk, usap bagian wajah dan tangan anak dengan teh mint dingin.

Pusing dan pingsan

* Karena efeknya menyegarkan, mint sangat baik digunakan untuk orang yang merasa pusing. * Untuk orang yang pingsan, bungkus segenggam daun mint segar dengan sapu tangan, lalu angin-anginkan pada hidungnya.

Tidak bisa tidur
Pijat tubuh dengan campuran 1,5 sdm minyak almond manis dan satu tetes minyak esensial mint. Minum teh spearmint yang ditambah sedikit madu juga bisa mmebantu Anda agar bisa tidur.

Kram
Campurkan dua tetes minyak esensial pennyroyal dengan satu sdm minyak almond dan balurkan pada bagian yang sakit. Alternatif lain adalah dengan menghancurkan daun pennyroyal segar dan membalurkannya pada bagian yang sakit.

Untuk membuat tisane atau teh

* Masukkan 85 gram daun mint segar dalam teko teh. Campur dengan dua cangkir air mendidih, kemudian tutup agar aromanya tidak hilang. Diamkan selama 10 menit, lalu saring, dan siap diminum. Jumlah ini digunakan untuk tiga dosis. Untuk satu cangkir, masukkan tga sdt daun mint dalam secangkir air mendidih.
* Standar untuk membuat larutan, tuang satu cangkir air mendidih pada seperempat cangkir daun mint segar. Diamkan selama lima menitm, saring dan minum. Jika menggunakan daun mint kering, gunakan dua sdt yang dicampur dengan satu cangkir air mendidih. Anda bisa menambahkan madu atau jeruk lemon segar untuk memperkuat rasa.

Sumber: Senior

Kangkung, Selain sebagai Penenang Juga Atasi Pendarahan

Tidak hanya rasanya yang lezat bila ditumis. Daun dan akar kangkung, tanaman yang mudah kita jumpai di rawa-rawa itu, bisa digunakan untuk keperluan lain, misalnya mengurangi sakit bisul dan wasir. Bahkan bisa untuk keramas.
Tanaman menjalar berbatang bulat, beruas, dan berlubang di tengahnya ini ternyata tidak hanya lezat saat disantap dalam bentuk tumis atau model masakan lain. Lebih dari itu, tanaman ini sangat bermanfaat membantu menyembuhkan penyakit tertentu.

Seorang pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion, memasukkan kangkung dalam kelompok "Tanaman Penyembuh Ajaib". Selain menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi, juga bermanfaat mengatasi masalah seperti sulit tidur, mimisan, keracunan makanan, dan lain-lainnya.

Menurut Dr. R.A. Seno Sastroamidjoo, MD, nilai nutrisi 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam adalah air 91,2 gr, energi 28 kcal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr. Kangkung juga memiliki kandungan mineral, vitamin A, B, C, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.

Karena berbagai kandungannya itulah, kangkung memiliki sifat sebagai antiracun, peluruh perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Sebab itu, tidak heran bila kita mudah mengantuk setelah makan banyak dengan menu utama kangkung.

Sifat-sifatnya inilah yang membuat kangkung memiliki khasiat antara lain mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), mimisan, sulit tidur, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung bisa digunakan untuk mengobati bisul, kapalan, dan radang kulit bernanah.
Resep kangkungBerikut ini beberapa resep tanaman kankung yang diperoleh dari berbagai sumber. Salah satunya dari Dr. Praptiwi, peneliti di Balitbang Botani, Pusitbang Biologi, LIPI, Bogor.

Mengurangi haid dan mimisan
Bahan :

* Dua ikat kangkung
* Satu sendok makan madu.
* Air secukupnya

Cara membuat :
Petiklah duan kangkung dari batangnya. Setelah dicuci hingga bersih dengan air matang, tumbuklah sampai halus. Bisa juga diblender. Setelah itu saringlah. Ambil airnya dan campur dengan satu sendok makan madu. Minumlah air saringan sekaligus sehari sekali. Minumlah sampai enam hari.

Sakit gigi
Bahan :
* Segenggam akar kangkung
* Setengah sendok teh cuka
* Satu gelas air

Cara membuat :
Rebuslah segenggam akar kangkung dengan satu gelas air dan setengah sendok teh cuka. Setelah mendidih dan dingin, gunakan untuk berkumur.

Melancarkan air seni
Bahan :
* Segenggam akar kangkung
* Dua gelas air

Cara membuat :
Rebuslah segenggam akar kangkung dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas. Setelah dingin, minumlah air rebusannya sekaligus.

Insomnia, sembelit, mual bagi Ibu hamil
Makan tumisan sayur kangkung

Sariawan, gusi bengkak
Bahan :
* Seikat kangkung
* Satu gelas air

Cara membuat :
Petiklah daun kangkung dari batangnya. Habis itu cucilah hingga bersih. Setelah itu lumatkan sambil ditambah satu gelas air. Peras dan saringlah. Gunakan air tersebut untuk berkumur.

Mengecilkan bisul
Bahan :
* Segenggam daun kangkung
* Garam secukupnya

Cara membuat :
Ambil segenggam daun kangkung yang segar bersama-sama batangnya kemudian tumbuk sehingga lumat. Campur dengan sedikit garam lalu tempelkan pada bagian yang bengkak. Biarkan hingga kering. Bisul akan kecil dan tidak lagi terasa sakit atau berdenyut-denyut. Ulang beberapa kali lagi hingga bisul sembuh sepenuhnya.

Mengatasi keracunan makanan
Bahan :
* Kangkung segar 500 gram
* Kacang hijau 120 gram
* Air secukupnya
* Satu sendok makan madu

Cara membuat :
Kangkung dan kacang hijau diberi air sedikit lalu dihaluskan. Setelah itu saringlah. Hasil saringan dicampur dengan satu sendok makan madu. Setengah dari ramuan diminum pagi dan setengahnya lagi pada sore hari. Ulangi pengobatan paling sedikit selama tiga hari.

Mengurangi kapalan
Bahan :
Getah kangkung.

Cara mengobati :
Oleskan getah kangkung pada kulit yang kapalan. Lakukan berkali-kali, paling tidak selama tiga jam sekali sampai sembuh.

Mengobati Eksim
Bahan :
* Seikat kangkung beserta akarnya.
* Air secukupnya.

Cara I :
Seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan paling tidak sehari sekali.
Cara I :
Seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan paling tidak sehari sekali.
Cara II :
Lumatkan batang dan akar kangkung segar lalu dikompreskan ke bagian yang gatal.

Mengatasi sakit kepala
Bahan :
* Seikat kangkung
* Satu sendok madu
* Garam secukupnya

Cara I :
Segenggam daun kangkung ditumbuk halus. Beri sedikit garam dan air lalu saring. Tambhakan satu sendok makan madu, aduk. Satu ramuan diminum sekaligus sehari sekali.

Cara II :
Rebuslah seikat kangkung. Minumlah air rebusan tersebut.

Mengatasi wasir
Bahan :
* Seikat kangkung beserta akarnya
* Satu sendok makan madu

Cara I :
Kurang leboh segenggam akar kangkung yang sudah dicuci bersih direbus dengan tiga gelas air sampai air tinggal separuhnya. Setelah dingin, air rebusa tersebut diminum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

Cara II :
Petiklah daun kangkung dari batangnya. Setelah dicuci hingga bersih dengan air matang, tumbuklah daun kangkung sampai halus. Bisa juga diblender. Setelah itu saringlah. Ambil airnya dan campur dengan satu sendok makan madu. Minumlah air saringan sekaligus sehari sekali. Lakukan selama enam hari.

Menghilangkan ketombe
Bahan :
* Seikat kangkung
* Air sebanyak satu liter

Cara membuat :
Kangkung segar direndam semalaman sampai airnya berwarna kebiruan. Gunakan air tersebut untuk keramas sampai ketombe hilang. Sumber: Senior

Kemangi

Khasiat kemangi sebagai pemacu gairah seks sudah lama dikenal. Daunnya bisa diseduh dan diminum untuk menggantikan teh guna meredam demam yang sering menyerang di saat pergantian musim.

Menurut Drs. Didik Gunawan, Apt, SU, dosen Jurusan Farmasi Universitas Gadjah Mada, tanaman yang bisa digunakan seluruh bagian tubuhnya, baik biji, batang maupun daunnya ini juga berkhasiat obat.

Beberapa contoh ramuanSalah satu cara mengonsumsi daun kemangi adalah dimakan mentah sebagai lalapan. Namun, kemangi bisa pula dikonsumsi dengan campuran lain. Berikut ini beberapa ramuan yang diperoleh dari berbagai sumber:

Lelah, lesu, pegal linu, dan sulit tidur nyenyak
Bahan:
20 lembar daun kemangi muda
Air putih masak sepertiga gelas besar
Tiga butir telur burung puyuh
Garam secukupnya
Gula batu secukupnya

Cara meramu;
Ambil 20 lembar daun kemangi muda. Cuci hingga bersih, lalu tumbuk sampai halus, tambahkan air masak. Saring dan campur dengan tiga butir telur burung puyuh, lalu aduk hingga rata. Setelah itu tambahkan sedikit garam dan gula betu secukupnya. Aduk lagi sambil tambahkan sedikit air hangat hingga ramuan tersebut benar-benar tercampur, lalu minum.

Demam dan obat penenang
Bahan:
Biji kemangi 1-2 sendok teh
Air matang satu gelas

Cara meramu:Biji direndam air panas sampai mengembang. Jika perlu, tambahkan sedikit sirup atau gula. Diminum sebagai pengganti air teh.

Bisul
Bahan:
Daun kemangi secukupnya
Minyak kelapa atau minyak goreng

Cara meramu:
Daun dibakar hingga menjadi abu, campur dengan sedikit minyak lalu oleskan pada bisul.

Kembung, demam, masuk angin (pada bayi)
Bahan:
Segenggam daun kemangi
Daun siung bawang merah
Minyak kelapa satu sendok teh

Cara meramu:
Bawang merah diparut, dicampur minyak kelapa dan remasan daun kemangi.Oleskan pada perut, dada dan punggung bayi.

Untuk vitalitas pria dan wanita
Untuk meningkatkan vitalitas, dianjurkan untuk mengkonsumsi daun kemangi sebagai teman makan sehari-hari. Bagi masyarakat Sunda di Jawa Barat, daun kemangi merupakan menu "wajib" baik dimakan mentah sebagai lalapan atau sebagai bumbu pepes ikan segar. Mengonsumsi daun kemangi dalam waktu lama merupakan cara terbaik untuk memperoleh manfaat maksimal bagi pria maupun wanita. Sumber: Senior

Pala

Buah yang memiliki nama latin Myristica Fragrans Houtt ini tinggi pohonnya bisa mencapai 15 meter, berbatang tegak, berkayu, warna putih kotor. Bentuk daun lonjong, pangkal dan ujungnya lancip, panjangnya bisa sampai 10 sentimeter dan berwarna hijau mengkilat. Bunga berbentuk bola dan berwarna kuning. Biji berbentuk bulat telur dan berwarna hitam kecoklatan. Selubung bijinya berwarna merah.

Buah dengan nama keluarga Myristicaceae ini mempunyai daging buah yang tebal dan banyak getah. Daging buah ini sering dijual dalam bentuk manisan. Tidak hanya daging buahnya saja, tetapi kulit, biji dan selubung biji buahnya dapat digunakan untuk pengobatan.

Ramuan dan Takaran
Menurut National Science and Technology Authority, Guidebook on the Proper use of Medicinal Plants, Pala memiliki kegunaan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti:

Nyeri haid
Bahan:1 gram bubuk biji pala7 butir ketumbar1 potong kunyit1 cengkeh1 gelas air
Cara pembuatan:Semua bahan direbus dengan air sampai airnya tinggal setengah.
Cara pemakaian:Minum ramuan ini sekaligus selagi hangat.

Rematik

Bahan:Sabun atau balsam pala
Cara pemakaian:Mandilah dengan sabun pala atau gosok bagian tubuh yang sakit dengan balsam pala.
Catatan:Sabun dan balsam pala dapat diperoleh di apotik dan toko-toko obat

Menghentikan muntah

Bahan:1 sendok teh bubuk biji pala,Garam sedikit, Air secukupnya
Cara pembuatan:Serbuk biji pala diseduh dalam air hangat. Lalu tambahkan garam.
Cara pemakaian:Diminum bersama ampasnya.

Suara parau

Bahan:2 butir biji pala yang sudah jadi bubuk3 rimpang jahe7 biji bunga kuncup cengkeh (serbuk)Air 50 ml
Cara pembuatan:Semua bahan dicampur dengan 50 ml air hangat.
Cara pemakaian:Bahan campuran diborehkan pada leher. Bila perlu, ditambah minyak kayu putih sedikit.
Lama pengobatan:diperbarui setiap 3 jam.

Maag, masuk angin, cegukan

Bahan:1 gram bubuk biji pala6 gram bubuk buah pisang batu (bisa juga tanpa bahan ini)Air 100 ml
Cara pembuatan:Bubuk biji pala dan buah pisang batu diseduh dalam air hangat.
Cara pemakaian:Sekali minum
Lama pengobatan:Diulang selama 30 hari.

Insomnia

Cara I
Bahan:Satu sendok bubuk biji pala1-2 tetes air
Cara pembuatan:Bubuk biji pala dicampur dengan 1-2 tetes air. Lalu oleskan pada kening.

Cara II
Bahan:Satu biji pala yang sudah jadi bubukSatu sendok teh madu atau gula batu.1 gelas air
Cara pembuatan:Bubuk biji pala diseduh dengan segelas air. Saat akan diminum beri sedikit madu/gula batu.
Cara pemakaian:Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Putri Malu untuk asma dan sulit tidur

Dalam bahasa Latin, putri malu dikenal dengan nama Mimosa pudica L.. Berkhasiat untuk melebarkan saluran pernapasan, sehingga kerap diberikan untuk penderita asma. Putri malu mengandung alkaloid, zat samak, saponin, serta asam amino.

Kegunaan lain :

Sulit tidur
Satu pohon putri malu, dikeringkan, tumbuk, kemudian diseduh dengan air panas. Tambahkan adas hitam atau adas manis 5-7 butir. Minum selagi hangat.

Asma
Herba putri malu yang sudah dikeringkan sebanyak 10 gram direbus dengan 100 ml air. Rebus selama 15 menit, terhitung sejak air menguap. Minum tiga kali sehari sebanyak 1-2 sendok makan.
Sumber: Senior

Sedap Malam

Sedap malam lebih dikenal sebagai bunga hias. Wanginya yang seharum melati bermanfaat menenangkan hati orang di sekitarnya. Namun, sebenarnya bunga sedap malam punya sejumlah manfaat untuk kesehatan, mulai dari mengobati keluhan susah tidur, influenza, sampai rematik.

Berikut ini beberapa resep yang menggunakan bahan bunga sedap malam sebagaimana ditulis oleh Prof.H.M.Hembing Wijayakusuma.

1. Katarak, radang mata
Rebus 50 kuntum bunga sedap malam dengan 1.500 cc air hingga mendidih. Tunggu sampai dingin. Setelah dingin, gunakan untuk mencuci mata.

2. Bisul (Furunculus) dan Bengkak (Edema)
Ambil akar sedap malam secukupnya lalu cuci bersih. Setelah itu tumbuk halus dan tempelkan pada bagian yang sakit.

3. Susah tidur, menenangkan pikiran dan hati, penambah darah dan pandangan kabur
Bahan: 30 kuntum bunga sedap malam, 15 gram kiecie (bisa dibeli di toko obat Cina), 1-2 buah hati ayam, 2 siung bawang putih, 4 siung merica, garam, dan kecap masing-masing secukupnya.

Iris bawang putih dan bawang merah. Tumis semua bahan dengan minyak goreng nonkolesterol secukupnya. Tambahkan tepung tapioka yang telah diencerkan secukupnya. Masak sampai matang.

4. Meningkatkan stamina
Bahan: 50 kuntum bunga sedap malam, 50 gram kacang kapri, 1 butir telur ayam, 100 gram udang, 10 gram jahe, 2 siung bawang putih, 4 siung bawang merah.

Tumis semua bahan dengan minyak goreng nonkolesterol secukupnya. Jangan lupa tambahkan tepung maizena yang telah diencerkan. Masak sampai matang.

5. Mempertajam penglihatan
Bahan: 30 kuntum bunga sedap malam, 70 gram kacang kapri muda, 100 gram daging ayam, 75 gram wortel, 1 butir telur ayam, 10 gram jahe, 2 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, kecap manis dan garam secukupnya. Potong-potong daging ayam dan wortel. Kemudian siapkan bawang putih dan bawang merah yang telah diiris-iris. Tumis semua bahan dengan minyak goreng nonkolesterol sampai matang.

6. Influenza
Bahan: 20 gram akar sedap malam, 15 gram jahe, 2 batang daun bawang putih, 600 cc air bersih.

Rebus bahan bersama air sampai tersisa separuh (300 cc). Air rebusan tersebut diminum dua kali masing-masing 150 cc.

7. Radang tenggorokan, bau mulut, suara serak, sakit saat menelan makanan
Bahan: 20 gram akar sedap malam, 25 gram sambiloto segar, 600 cc air bersih.

Rebus bahan bersama air sampai tersisa setengah (300 cc). Setelah itu saring dan minum dua kali sehari amsing-masing 150 cc.

8. Rematik
Bahan: 30 gram akar bunga akar bunga sedap malam, 20 gram jahe merah, gula merah secukupnya, 400 cc air.

Rebus bahan bersama 400 cc air hingga mendidih. Saring dan bagi dua bagian untuk diminum dua kali sehari.

Sumber: Senior