Tampilkan postingan dengan label Pijat Payudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pijat Payudara. Tampilkan semua postingan

Manfaat Pijat Payudara Bagi Tubuh

Pijat memang diketahui bisa memiliki banyak manfaat bagi tubuh, termasuk melakukan pijat payudara. Apa saja manfaat yang didapatkan dengan melakukan pijat payudara?

Texas Institute of Functional Medicines menuturkan pijat payudara adalah tindakan memijat dan membelai payudara secara perlahan dengan menggunakan tekanan ringan hingga sedang. Pijat payudara adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan payudara.

Dalam melakukan pijat payudara seseorang bisa melakukannya seorang diri atau menggunakan bantuan pasangan. Tujuan utamanya adalah membersihkan tubuh dari racun berbahaya serta memperindah penampilan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika seseorang melakukan pijat payudara, seperti dikutip dari Livestrong, Rabu (16/5/2012) yaitu:

1. Menjaga bentuk payudara

Pijat berguna menjaga bentuk payudara dan mencegahnya agar tidak kendur. Hal ini karena pijat payudara bisa merangsang sirkulasi yang diperlukan dalam menjaga jaringan payudara sehat, serta memperkuat ketahanan jaringan otot dan membangun ketahanan pada ligamen.

Selain itu pijat ini juga membuat payudara menjadi lebih kencang sehingga tidak melorot, hasilnya akan memiliki garis payudara yang lebih menarik.

2. Manfaat terapi

Pijat payudara juga bisa menjadi teknik penyembuhan yang baik untuk rasa sakit atau nyeri di payudara termasuk yang terkait dengan jaringan parut, karena sentuhan lembut dan pijat bisa bersifat terapeutik atau terapi.

Pijat ini bisa mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan di payudara serta melemaskan kekakuan atau ketegangan pada ligamen.

3. Manfaat kesehatan

Manfaat kesehatan yang didapat dari pijat payudara adalah bisa menghilangkan racun dari sistem limfatik tubuh, karena racun ini menghambat sirkulasi sehat di payudara.

Pijat ini juga merangsang drainase sistem limfatik yang menghasilkan produk limbah bahaya dan memungkinkan lebih banyak nutrisi ke jaringan payudara.

4. Bentuk pencegahan dan deteksi dini

Pijat payudara diketahui bisa membantu deteksi dini jika ada benjolan atau suatu kelainan di payudara. Deteksi dini akan menjadi kunci untuk menyelamatkan hidup.

Untuk itu pijatlah payudara secara teratur dan ditambah pemeriksaan penunjang jika sudah berusia di atas 40 tahun sebagai bentuk pencegahan.(detikhealth)

Pijat Payudara, Apa Manfaat dan Bahayanya?

Untuk meredakan otot pegal usai berolahraga, manfaat terapi pijat telah terbukti secara empiris dan banyak pula penggemarnya. Namun jika diterapkan pada payudara, apakah terapi pijat masih ada manfaatnya atau justru berbahaya?

"Tidak masalah kalau yang pijatannya dibatasi hanya pada otot dada. Kalau jaringan payudaranya yang dipijat, tentu kurang nyaman. Yang jelas akan sakit kalau terlalu kuat," kata Dr Michael Triangto, SpKO, ahli kesehatan olahraga dari RS Mitra Kemayoran saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (7/11/2012).

Sebelumnya, Dr Triangto menjelaskan bahwa payudara perempuan terdiri dari beberapa lapisan. Paling bawah adalah otot dada yang disebut juga otot pectoralis, lalu di atasnya adalah lemak dan jaringan payudara sedangkan yang paling luar adalah jaringan kulit.

Pijatan untuk tujuan tertentu seperti melancarkan kelenjar-kelenjar payudara maupun getah bening aman-aman saja dilakukan asal tidak terlalu keras. Cukup dengan pijatan lembut supaya tidak menyebabkan rasa sakit karena jaringan payudara sangat sensitif.

Beberapa klinik terapi alternatif bahkan mengklaim bahwa pijat payudara bisa memperbesar ukuran buah dada. Terkait hal itu, dr Budiman, SpBP dari Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) mengimbau para perempuan untuk tidak mudah termakan iklan.

"Massage atau pemijatan dengan teknik tertentu diyakini bisa memperbesar payudara namun masih dalam perdebatan, belum terbukti secara empiris," kata dr Budiman.

Ada pula terapi pijat payudara yang dikhususkan bagi ibu hamil dan menyusui yang tujuannya untuk memperlancar produksi Air Susu Ibu (ASI). Karena teknik pijatan ini dilakukan pada jaringan payudara, tentunya tidak boleh terlalu kuat seperti saat memijat otot.

Dalam beberapa kasus, pijatan lembut pada jaringan payudara juga bisa menyelamatkan nyawa perempuan. Misalnya ketika sedang dipijat, tanpa sengaja ada benjolan yang teraba dan setelah diperiksa ternyata daging tumbuh alias tumor. Seandainya tumornya ganas, maka deteksi dini akan memperbesar peluang sembuh. (detikhealth)