Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Payudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Payudara. Tampilkan semua postingan

Sakit Punggung Akibat Ukuran Bra Tak Cocok

Sakit punggung bisa disebabkan banyak faktor seperti salah tidur, sering angkat beban berat atau kelamaan duduk. Tapi bagi wanita, mungkin penyebabnya adalah bra. Pakar kesehatan mengatakan, 70 persen wanita menggunakan bra dengan ukuran salah yang bisa memicu sakit punggung.

"Saya sering mengalami sakit punggung yang sangat parah, saya pikir itu karena saya sering menggendong anak saya," ujar seorang ibu seperti dikutip dari Glamour, Kamis (17/12/2009).

Tapi tunggu dulu, sebelum menyalahkan anak Anda atau hal lainnya, coba periksa apakah bra yang dipakai sudah sesuai ukuran atau belum.

"Hampir 70 persen wanita menggunakan bra dengan ukuran yang salah dan kebanyakan dari mereka mengeluh sakit punggung dan mengalami disfungsi segmen pada tulang belakangnya," kata pakar kesehatan Dr Andrew Kirschner.

Ditambahkan Andrew, banyak wanita yang menyepelekan masalah bra dan tidak pernah menyesuaikan dengan ukuran payudara sebenarnya.

"Ukuran yang sekarang dipakai biasanya adalah ukuran beberapa tahun yang lalu, padahal payudara wanita umumnya membesar seiring bertambahnya umur, terutama setelah memiliki anak. Wanita jarang melakukan re-fitting ukuran atau bentuk bra, padahal aktivitas yang berbeda memerlukan bra yang beda pula," tutur Andrew.

Untuk itu, Andrew menyarankan agar para wanita memakai bra yang sesuai (tidak kekecilan atau kebesaran) serta menanyakan pada pakar kesehatan mengenai bra seperti apa yang cocok untuk aktivitas tertentu.

"Jangan karena ingin payudaranya yang terlalu besar terlihat agak kecil lalu memaksakan diri memakai bra yang terlalu sempit atau justru kebalikannya," kata Andrew.

Bra yang baik adalah bra yang bisa menahan payudara agar tidak turun dan terbuat dari bahan yang punya sirkulasi udara baik.

"Karena bra yang sehat akan mengurangi sakit punggung, melancarkan aliran pernafasan, mengurangi rasa lelah dan meningkatkan kualitas hidup," jelas Andrew.
(detikhealth)

Trik Mengecilkan Payudara Tanpa Operasi

Selama ini sebagian besar orang berusaha untuk memperbesar payudaranya, padahal tak sedikit yang merasa tersiksa dengan ukuran payudara yang terlalu besar. Ini dia cara mengecilkan payudara tanpa operasi.

Payudara yang besar bisa menyebabkan sakit punggung dan memiliki postur tubuh yang buruk karena cenderung condong ke depan yang menyebabkan tubuh bungkuk. Salah satu metode tercepat untuk menguranginya adalah dengan operasi. Tapi prosedur ini membutuhkan biaya yang mahal, waktu untuk pemulihan serta risiko yang mungkin timbul saat pembedahan.

Kebanyakan payudara yang besar terdiri dari jaringan lemak, karenanya beberapa program penurunan berat badan yang aman dapat menjadi plihan untuk mengurangi ukuran payudara tanpa operasi. Seperti dilansir Livestrong, Selasa (18/1/2011) ini dia cara mengurangi ukuran payudara secara alami yaitu:

Diet
Diet seimbang menjadi bagian penting dari setiap usaha penurunan berat badan. Makanlah makanan yang kaya nutrisi tapi rendah kalori, serta mengandung banyak vitamin dan mineral seperti ikan, ayam, bayam, telur, kalkun, brokoli, stroberi, jeruk.

Selain itu makanan yang dikonsumsi sebaiknya rendah lemak, garam dan gula serta menghindari makanan gorengan, sayuran kalengan dan minuman soda. Tetaplah mengonsumsi air putih yang cukup untuk menjaga tubuh tetap hidrasi.

Olahraga
Salah satu olahraga yang bisa dilakukan untuk mengurangi ukuran payudara adalah aerobik dan latihan kardio. Olahraga yang dipilih bisa berenang, bersepeda atau berjalan cepat untuk menghindari pantulan payudara yang terlalu sering karena bisa menyebabkan sakit dan rasa tidak nyaman.

Jika ingin melakukan latihan kardio seperti berlari, menari atau melompat, sebaiknya menggunakan bra yang tepat sehingga payudara tidak banyak memantul, tetap diam dan tidak menimbulkan sakit. Lakukan olahraga sedikitnya 45 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu.

Latihan dada
Melakukan latihan ini bisa membantu otot dada mencapai penampilan dan terlihat atletis. Latihan klasik seperti push up dan bench press dapat bekerja pada seluruh otot dada. Lakukan latihan ini sebanyak 3 set dengan 20 pengulangan dan selama 2-3 hari dalam seminggu.(detikhealth)

Sensasi Terbakar di Payudara

Sensasi terbakar pada payudara wanita bukanlah kondisi yang wajar. Ada banyak hal yang menyebabkan kondisi ini. Beberapa diantaranya adalah gangguan yang normal pada tubuh wanita, tapi bisa juga karena suatu penyakit yang parah.

Seperti dilansir dari Ehow dan Buzzle, Kamis (8/4/2010), kemungkinan penyebab rasa terbakar di payudara antara lain:

1. Paresthesia
Paresthesia merupakan suatu sensasi abnormal kulit. Ditandai dengan rasa terbakar, menusuk, gatal atau kesemutan di payudara. Faktor mendasar yang tepat untuk paresthesia masih belum diketahui. Namun, profesional medis percaya bahwa ada kondisi-kondisi medis tertentu yang dapat menimbulkan paresthesia.

Gangguan gizi, trauma fisik, penyakit jaringan ikat, keganasan, keracunan oleh logam berat (seperti merkuri, timbal dan arsen), infeksi seperti penyakit Lyme dan penyakit genetik seperti porfiria bisa menyebabkan paresthesia.

2. Diabetes
Rasa terbakar di payudara dan ketiak sering dikaitkan dengan diabetes. Diabetes sering menyebabkan jeratan saraf. Jika suplai saraf payudara terpengaruh bisa menyebabkan rasa nyeri, kesemutan dan sensasi terbakar.

3. Terbakar sinar matahari
Jika Anda berjemur di bawah sinar matahari untuk waktu yang lama, sengatan matahari bisa menjadi alasan terjadinya sensasi terbakar di payudara. Sinar ultraviolet pada matahari bisa menyebabkan kerusakan dermis kulit.

Dermis adalah lapisan kulit yang ada di bawah lapisan teratas kulit atau epidermis. Kerusakan yang disebabkan oleh sengatan sinar matahari jauh lebih dari apa yang tampak dari luar.

4. Implan pecah
Jika perempuan memiliki payudara implan silikon, maka harus menyadari fakta bahwa itu bisa pecah dan menimbulkan beberapa komplikasi.

Beberapa gejala yang biasa terlihat dari implan pecah adalah nyeri, mati rasa dan kesemutan atau sensasi terbakar pada payudara. Mungkin juga menimbulkan gumpalan atau benjolan keras di daerah sekitar implan atau di ketiak.

Bisa juga disertai perubahan dalam ukuran payudara dan distorsi pada bentuk payudara. Tanda-tanda ini dapat disertai dengan pelunakan atau pengerasan payudara.

5. Luka bakar kimia
Hal ini dapat terjadi jika bahan kimia tertentu tanpa sengaja tertelan, perpecahan dalam kulit atau pernapasan. Luka bakar kimia menimbulkan gejala yang cepat. Iritasi kulit, terbakar, dan sangat menyakitkan. Sementara itu, kulit yang terkena bahan kimia akan membengkak dan memperburuk gejala.

Jika kulit pada payudara terpengaruh bahan kimia tertentu, mungkin akan mengalami sensasi terbakar di payudara.

6. Penyakit Paget
Menurut kamus medis, penyakit paget adalah gangguan kronis dari tulang yang ditandai dengan cacat dan pembesaran tulang. Ini adalah hasil dari kerusakan yang berlebihan dan pembentukan jaringan tulang. Hal ini dapat mengakibatkan melemahnya tulang dari waktu ke waktu.

Penyakit Paget telah dilaporkan terjadi di puting payudara. Hal ini menyebabkan perubahan seperti eksim pada kulit puting payudara. Ada sisik, ruam merah pada di puting dan areola (daerah gelap sekitar puting). Semua tanda-tanda ini disertai dengan rasa panas di dada.

7. Kecelakaan Cerebrovascular
Kecelakaan cerebrovascular terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu menyebabkan cedera dan kematian sel di beberapa bagian tubuh.

Jika sel-sel payudara terpengaruh kecelakaan cerebrovascular, Anda mungkin merasa sensasi terbakar parah di payudara. Ini merupakan keadaan darurat medis.

8. Premenstrual Syndrome (PMS)
Premenstrual Syndrome atau sindrom pramenstruasi digambarkan sebagai perilaku gangguan fisik dan mental, yang terjadi setelah ovulasi dan biasanya berakhir dengan timbulnya menstruasi.

Ada berbagai gejala PMS, sensivitas dan sensasi terbakar di payudara adalah tanda-tanda yang menonjol. Yang lainnya seperti pembengkakan payudara, memerah, sakit kepala, pusing, sembelit, dan lainnya.

9. Kehamilan
Ketika hamil, payudara akan mengalami beberapa perubahan sehingga memungkinkan untuk menyusui bayi setalah melahirkan.

Beberapa perubahan yang terjadi pada payudara selama kehamilan dapat meningkatkan kadar hormon seperti estrogen dan progesteron, pembentukan saluran susu, dan susu memproduksi pembentukan sel-sel dan pembentukan lapisan lemak di bawah payudara sehingga meningkatkan ukuran payudara.

Semua perubahan ini sering menimbulkan banyak ketidaknyamanan. Payudara akan lebih sensitif saat disentuh, menimbulkan rasa sakit dan terbakar. Semua kejadian ini alami dan diperlukan sebagai persiapan untuk menyusui dengan baik. Oleh karena itu, sangat umum sensasi terbakar di payudara dirasakan selama masa kehamilan.(detikhealth)

Sepatu Berhak Tinggi Bikin Payudara Turun

Wanita yang gemar menggunakan sepatu berhak tinggi sebaiknya sering-seringlah berolahraga karena ternyata bentuk payudara yang menurun berasal dari sepatu Anda yang fashionable itu.

Sepatu dengan hak tinggi akan menambah buruk postur tubuh Anda. Sepatu yang terlihat fashion itu ternyata bisa membuat payudara menurun. Bagaimana bisa?

Semuanya berawal dari lemahnya otot dada yang dipengaruhi pula oleh cara Anda duduk. Semakin sering Anda duduk, otot-otot akan semakin tegang, melemah dan akhirnya lupa bagaimana caranya berkontraksi.

Kombinasi dari hal tersebut membuat tulang panggung maju ke depan dan mendorong perut bagian bawah keluar, sehingga Anda tampak agak buncit meskipun tidak memiliki lemak di perut.

Ketika Anda membungkuk ke depan seperti yang sering Anda lakukan ketika bekerja di depan komputer atau mengendarai mobil, otot-otot dada akan mengeras, kemudian membuat bahu maju ke depan dan turun ke bawah secara permanen. Selain sepatu hak tinggi, pengaruh cara duduk juga membuat payudara seorang wanita menurun.

Seorang konsultan fitnes untuk Women's Health, Rachel Cosgrove menjelaskan bahwa penggunaan sepatu hak tinggi menyebabkan otot-otot di pergelangan kaki menegang.

Tegangan ini kemudian akan menjalar terus ke bagian atas kaki hingga akhirnya mencapai bagian tulang belakang dan otot dada. Hal ini akan membuat Anda membungkuk dan penampilan payudara pun menjadi kurang sempurna karena terlihat menurun.

Cosgrove menyebutkan bahwa tubuh kita adalah rantai otot yang saling berhubungan, mulai dari otot bagian kepala hingga ujung kaki.

"Jika kita punya masalah di satu bagian tubuh, maka bagian tubuh lainnya pun akan bermasalah," ujar Cosgrove, seperti detikhealth kutip dari MSN, Kamis (30/7/2009).

Namun jangan khawatir, jika Anda sudah terlanjur menggunakan sepatu berhak tinggi, Anda dapat mengikuti tiga langkah untuk sederhana memperbaiki penampilan postur tubuh yang membungkuk.

1. Usahakan Selalu Duduk Setinggi Yang Anda Bisa
Ingatkan selalu diri Anda setiap menitnya untuk melakukan hal ini, baik itu ketika depan komputer atau di mobil. Anda akan terkejut betapa seringnya Anda membungkuk ketika tidak mengingatkan diri sendiri tentang hal ini.

Cobalah teknik-teknik ini untuk membuat tubuh Anda tetap tegak.
- Tarik bahu ke belakang, buatlah jarak yang cukup jauh antara telinga dan bahu, dan cobalah bertahan dengan posisi tersebut.
- Anggaplah bahwa Anda sedang ditarik oleh sebuah tali dari langit-langit, hal ini akan membuat dada Anda tegak setiap waktu.
- Tahan bagian perut Anda selama beberapa saat, tapi usahakan bernafas secara normal. Awalnya mungkin sulit, namun teruslah berlatih dan selanjutnya Anda akan merasa sebagai hal yang normal.

2. Lakukan Olahraga 'Menaikkan Pinggul'
Jika hal ini dilakukan setiap hari, Anda akan mendapatkan tulang pinggul yang kuat dan melatih otot tulang panggul berkontraksi dan membuatnya berada pada posisi seharusnya.

Caranya, berbaringlah di lantai dengan posisi punggung menempel dengan lantai, lutut dibengkokkan dan telapak kaki menghadap lantai.

Letakkan lengan di samping tubuh, kemudian tarik badan ke belakang hingga tubuh dan lutut menjadi lurus. Tahan selama 5 detik dan kembalilah ke posisi semula. Lkukan secara berulang minimal 10 kali setiap harinya.

3. Lakukan Peregangan 'Menuju Pintu'
Jika Anda banyak menghabiskan waktu di depan komputer dan kurang waktu untuk olahraga, cobalah menggerakkan badan ketika akan menuju keluar ruangan atau kamar mandi.

Cobalah melakukan peregangan 'menuju pintu'. Hal ini bisa melepaskan ketegangan di otot dada yang dapat membuat Anda terlihat pendek dan payudara menurun.

Angkat lengan dan siku ke atas hingga membentuk sudut 90 derajat, kemudian berjalanlah menuju pintu dengan gerakan meregangkan dsn menarik lengan ke samping hingga Anda merasa bahu dan bagian depan dada lebih lentur dan tidak kaku.

Lakukan setidaknya 30 menit setiap harinya, Anda pun akan memiliki postur yang lebih baik. Terlepas dari itu, sebaiknya pengunaan sepatu berhak tinggi juga sebaiknya dikurangi.

Mulailah mencobanya hari ini juga dan Anda pun akan terlihat lebih sempurna.(detikhealth)

Susu Kedelai versus Susu Sapi, Mana Lebih Baik?

Banyak orang yang beralih ke susu kedelai karena alergi terhadap laktosa, yang merupakan karbohidrat utama dalam susu sapi. Apa saja keunggulan dan kelemahan masing-masing susu ini?

Laktosa, karbohidrat utama dalam susu sapi, akan menyebabkan masalah pencernaan bagi beberapa orang. Orang-orang yang intoleran (tidak toleran) terhadap laktosa disebabkan karena kekurangan enzim laktosa, yang diperlukan untuk memecah laktosa.

Hal ini membuat orang yang intoleran menghasilkan gas, kembung dan diare setelah mengonsumsi beberapa bentuk produk susu sapi.

Susu kedelai adalah pengganti bagi orang-orang yang alergi terhadap susu sapi. Secara teknis, susu kedelai bukanlah susu seperti pada susu sapi, melainkan minuman yang terbuat dari sari kacang kedelai. Susu kedelai juga populer di kalangan vegetarian, karena bahan dasarnya yang berasal dari tumbuhan.

Saat ini, lebih banyak orang yang sengaja memilih susu kedelai ketimbang susu sapi karena manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Tapi manfaat kedelai sampai saat ini masih menjadi perdebatan, meskipun diterima secara umum bahwa susu kedelai mengandung sejumlah besar senyawa yang sangat sehat.

Perdebatan susu kedelai dan susu sapi

Perbedaan utama antara susu kedelai dan susu sapi adalah sumbernya, yaitu tumbuhan dan hewan.

Seperti dilansir dari SteadyHealth, Jumat (14/5/2010), satu cangkir susu kedelai yang tidak difortifikasi (masih murni, belum mengalami pengayaan) mengandung hampir 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,5 gram lemak dan tidak mengandung kolesterol.

Meskipun susu kedelai mengandung vitamin B, tapi susu ini bukan merupakan sumber B12 dan tidak memberikan asupan kalsium yang signifikan.

Sejak susu kedelai dijadikan pengganti susu sapi, produsen telah menawarkan versi susu kedelai yang sudah diperkaya, yaitu dengan kalsium, vitamin E, B12, vitamin D dan nutrisi lainnya.

Sedangkan susu sapi menyediakan karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak. Semua susu sapi mengandung 8 gram protein dan 12 gram karbohidrat per cangkir. Ini juga merupakan sumber yang kaya nutrisi lainnya.

Satu cangkir susu sapi memberikan 30 persen dari kebutuhan kalsium sehari-hari orang dewasa, dan sekitar 50 persen vitamin B12 dan riboflavin. Seringkali diperkaya dengan vitamin D untuk memfasilitasi penyerapan kalsium, dan juga vitamin A. Sehingga susu sapi dianggap sebagai makanan yang lengkap.

Keunggulan susu sapi perah

Susu sapi mengalami proses pasteurisasi, yaitu proses yang mana susu dipanaskan, membunuh bakteri, enzim dan protein yang tak menguntungkan.

Susu sapi kaya dengan enzim dan benar-benar berisi 22 asam amino esensial, termasuk fosfat, yang penting untuk penyerapan kalsium.

Susu sapi mentah atau perahan memiliki banyak manfaat kesehatan dan merupakan sumber kalsium terbaik.

Susu ini merupakan sumber vitamin, khususnya vitamin B12, yang merupakan vitamin penting yang sulit ditemukan dari sumber-sumber non-daging. Dan juga berisi enzim IgG (Immunoglobulin), vitamin A, B, dan C.

Penelitian juga menunjukkan bahwa susu sapi perah juga mengandung enzim dan antibodi yang benar-benar membuat susu kurang rentan terhadap bakteri. Lipase juga hadir yang membantu pencernaan lemak.

Manfaat besar lainnya adalah bahwa susu sapi mengandung CLA (conjugated linoleic acid) atau asam linoleat terkonjugasi, yang telah diamati untuk melawan kanker.

Keunggulan susu kedelai

Manfaat kesehatan dari susu kedelai memang tak terbantahkan. Namun demikian, banyak orang yang peduli tentang perbandingan susu kedelai diukur dengan susu sapi.

Susu kedelai yang tinggi protein, dan karena terbuat dari kacang juga mengandung serat yang jauh lebih tinggi dari susu sapi.

Manfaat terbesar dari susu kedelai adalah isoflavon. Ini adalah bahan kimia mirip yang dengan hormon estrogen. Isoflavon terhubung ke masalah kesehatan dan bertanggung jawab untuk mencegah banyak kanker, penyakit jantung, osteoporosis dan banyak penyakit lainnya.

Susu kedelai tidak bebas lemak. Susu kedelai memiliki 2 persen lemak lebih sedikit dari susu sapi, tapi tidak mengandung kolesterol jahat.

Karena susu kedelai terbuat dari kacang, susu ini berisi sekitar 9 kali lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan susu sapi. Selain itu, susu kedelai memiliki 10 kali lebih banyak asam lemak ketimbang susu sapi, yang merupakan lemak sehat.

Susu kedelai bebas kolesterol. Selain itu, suu kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat LDL, sedangkan susu sapi meningkatkan kadar kolesterol LDL. Susu kedelai juga menyediakan perlindungan tambahan untuk hati dengan phytochemical, yang berlimpah dalam susu kedelai.

Susu kedelai mengandung empat kali lebih banyak jumlah thiamin (vitamin B1) dan hampir dua kali jumlah niasin (vitamin B3) dibandingkan dengan susu sapi. Susu kedelai juga berisi lebih banyak magnesium, tembaga dan mangan dari susu sapi.

Susu kedelai juga mengandung 42 kali jumlah mangan seperti halnya susu sapi. Mangan diperlukan untuk pembentukan tulang. Orang dengan anemia memerlukan mangan untuk penyimpanan besi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang minum dua gelas susu kedelai setiap hari 70 persen lebih rendah terserang kanker prostat. Tidak ada temuan yang sama tentang orang yang minum susu sapi.

Kelemahan susu kedelai

Kelemahan utama dari susu kedelai adalah kurangnya kandungan kalsium, yang hanya sekitar seperempat dari kalsium yang dikandung susu sapi. Banyak produsen susu kedelai menambahkan kalsium untuk produknya, tetapi studi menunjukkan bahwa hal itu tidak sesehat kalsium alami.

Adapun inti sembilan asam amino pada protein yang diperlukan untuk mempertahankan hidup, susu sapi dan susu kedelai mengandung jumlah hampir identik.

Susu sapi memiliki seperlima gram asam amino lebih penting ketimbang susu kedelai. Karena salah satu dari sembilan asam amino esensial adalah metionin, hal ini dapat menjadi kemenangan untuk pecinta susu sapi. Susu sapi mengandung dua kali lebih banyak metionin ketimbang susu kedelai.

Susu kedelai mengandung riboflavin sekitar 60 persen lebih sedikit dari susu sapi. Riboflavin merupakan vitamin penting, tetapi juga banyak ditemukan dalam biji-bijian, ragi gizi, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum. Oleh karena itu, susu sapi bukan sumber yang diperlukan untuk riboflavin bagi orang yang makan diet seimbang.

Wanita yang menderita kanker payudara mungkin harus membatasi asupan protein kedelai, karena beberapa studi telah menunjuk kemungkinan bahaya mengkonsumsi kedelai kelebihan.

Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, menemukan bahwa sperma 41 juta lebih sedikit per mililiter air mani setelah makan hanya satu porsi makanan yang mengandung kedelai setiap dua hari.

Tapi perlu diingat, kedua jenis susu ini tidak diberikan untuk bayi di bawah usia satu tahun. ASI adalah makanan dan minuman bagi bayi, karena semua sumber nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang sudah terkandung dalam ASI.(detikhealth)

Vitamin yang Membuat Payudara Tumbuh Sehat

Setiap perempuan pasti ingin memiliki payudara yang tumbuh sehat dan terhindar dari kerusakan. Beberapa vitamin diketahui bisa membantu pertumbuhan payudara. Apa saja itu?

Payudara terdiri dari jaringan lemak dan juga kelenjar susu, sedangkan pertumbuhan payudara terjadi selama masa pubertas dan berlanjut hingga dewasa. Ukuran, bentuk dan warna dari payudara dipengaruhi oleh hormon, nutrisi serta genetik yang dimiliki.

Meski begitu beberapa vitamin diketahui bisa membantu pertumbuhan ukuran payudara dan melindunginya dari kerusakan, seperti dikutip dari Livestrong, Rabu (19/10/2011) yaitu:


1. Vitamin A
Vitamin ini diketahui larut dalam lemak yang meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan melindungi payudara dari radikal bebas yang bisa merusak dan menunda pertumbuhan payudara. Selain itu vitamin A juga dapat memperbaiki jaringan yang rusak, meningkatkan produksi kolagen serta membantu proses penyembuhan.

Beberapa makanan diketahui kaya akan vitamin A seperti wortel, ubi jalar, susu, labu, bayam, lobak, brokoli, melon, aprikot dan tomat.

2. Vitamin C
Vitamin ini merupakan antioksidan yang larut dalam air dan bisa pula melindungi payudara agar pertumbuhannya tidak terganggu. Vitamin ini juga bisa menyeimbangkan hormon, menjaga hidrasi dari jaringan payudara, memperkuat jaringan ikat payudara serta menurunkan risiko kanker payudara.

Beberapa makanan yang diketahui kaya akan vitamin C seperti buah stoberi, jeruk, nanas, kiwi, cranberry, brokoli, anggur, kubis, tomat dan juga bayam.

3. Vitamin D
Vitamin ini larut dalam lemak yang membantu dalam proses kode genetik, meningkatkan massa otot, membantu penyerapan kalsium, memperbaiki kerusakan jaringan, mendorong pertumbuhan payudara serta menurunkan risiko kanker payudara.

Beberapa makanan yang diketahui kaya akan vitamin D seperti salmon, ikan tuna, susu, telur, keju, yogurt dan juga sereal siap makan.

4. Vitamin E
Vitamin ini adalah antioksidan yang larut dalam lemak dan berfungsi melindungi payudara dari kerusakan sel, membantu mempromosikan perkembangan payudara, menyembuhkan jaringan yang rusak, memperkuat pembuluh darah serta membawa nutrisi ke jaringan payudara.

Beberapa makanan yang diketahui kaya akan vitamin E seperti biji bunga matahari, bayam, tomat, brokoli, kacang kedelai, minyak jagung, hazelnut, selai kacang dan kacang almond.(detikhealth)

4 Cara Bentuk Payudara Indah & Kencang

PAYUDARA yang indah jelas merupakan impian setiap wanita. Lantas, bagaimana cara membentuk payudara terlihat menarik?

Agustino Romulo selaku Associate Manager Nutrifood Research Center memberikan cara khusus untuk melatih otot dada dan membantu menjaga kekencangan payudara Anda. Ini dia tipnya:

1. Berdiri tegak sambil menghadap dinding, lalu condongkan badan ke arah depan dan letakkan telapak tangan pada permukaan dinding. Lakukan gerakan seakan-akan Anda akan mendorong dinding dan tahan selama 10 detik. Ulangi gerakan hingga 10 kali.


2. Berdiri tegak, tekuk siku Anda dan posisikan telapak tangan di pinggul (seperti berkacak pinggang). Gerakan kedua siku ke arah belakang secara perlahan, dan usahakan agar kedua siku saling menyentuh sedekat mungkin. Tahan hingga 10-15 detik.

3. Berbaringlah di atas matras dengan kedua tangan memegang dumbbell. Angkat dumbbell lurus ke atas sambil mengontraksikan otot perut, lalu turunkan kembali tangan hingga siku Anda menyentuh lantai.

4. Tip tambahan, pijat payudara secara lembut dengan bantuan essential oil secara rutin di dalam keadaan yang rileks. (okezone)

Ukuran Bra Pengaruhi Kenikmatan Seksual?

KENIKMATAN bercinta ternyata tak hanya dipengaruhi pada ketepatan posisi seksual, tapi juga kekencangan payudara. Karenanya, memilih ukuran bra yang tepat menjadi langkah yang bisa dilakukan agar payudara senantiasa kencang.

Setiap wanita tentu menginginkan payudara yang sehat, terhindar dari kelainan atau penyakit. Sebab, selain berpengaruh pada tampilan fisik dan kesehatan, gangguan pada payudara bakal memengaruhi kenikmatan bercinta.

Karenanya, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai macam kelainan pada payudara dan perawatan payudara yang benar. Anda juga tentu tidak ingin kekecangan payudara Anda berkurang, bukan?

Untuk itu, melakukan perawatan rutin menjadi langkah tepat untuk dilakukan. Ada beberapa tip yang dapat Anda lakukan untuk menjaga perawatan payudara, seperti diulas dalam Buku Pintar Miss V, Cara Cerdas Merawat Organ Intim Wanita karya Fania Burhani.

- Kenakan bra untuk menjaga bentuk payudara tetap indah. Pilih ukuran bra yang sesuai agar dapat menopang payudara dengan baik

- Bersihkan secara rutin daerah seputar puting susu dengan kapas yang dibasahi air hangat.

- Oleskan minyak zaitun pada payudara untuk menjaga kelembapan. Agar hasilnya lebih maksimal, lakukan pijatan ringan dengan gerakan lembut.

- Lakukan senam ringan dengan fokus untuk memperkuat otot dada.

- Perawatan payudara yang tidak tepat, bisa menimbulkan penyakit kanker payudara. Untuk itu, lakukan perawatan payudara yang baik mulai sejak dini.(okezone)